Tafsir Surat Al-Isra' - Ayat 108

Previous
Ayat: of 111
Next
108
وَّيَقُوْلُوْنَ سُبْحٰنَ رَبِّنَآ اِنْ كَانَ وَعْدُ رَبِّنَا لَمَفْعُوْلًا
Wa yaqūlūna subḥāna rabbinā in kāna wa‘du rabbinā lamaf‘ūlā(n).
Mereka berkata, “Maha Suci Tuhan kami. Sesungguhnya janji Tuhan kami pasti terlaksana.”

Tafsir Kemenag Ringkas
Dan dalam kondisi bersujud mereka berkata, “Mahasuci Tuhan kami dari segala kekurangan dan ketidaksempurnaan; sungguh, janji Tuhan kami bahwa Dia akan menurunkan wahyu dan mengutus Rasul-Nya pasti dipenuhi, dan telah dipenuhi janji itu dengan diutusnya Nabi Muhammad dan diturunkannya Al-Qur’an.
Tafsir Jalalayn
(Dan mereka berkata, "Maha Suci Rabb kami) dimaksud memahasucikan Dia dari ingkar janji (sesungguhnya) lafal in di sini adalah bentuk takhfif dari inaa (janji Rabb kami) untuk menurunkan Alquran dan mengutus Nabi Muhammad saw. (pasti dipenuhi.")
Tafsir Kemenag Versi Lengkap
Dalam ayat ini Allah swt menerangkan bahwa orang-orang yang telah diberi ilmu itu mengucapkan tasbih, yaitu lafal Subḥānallāh (Mahasuci Allah), sewaktu sujud tanda syukur kepada Allah swt. Mereka menyucikan Tuhan dari sifat-sifat yang tidak patut bagi-Nya, seperti menyalahi janji-Nya kepada umat manusia untuk mengutus seorang rasul. Mereka juga mengatakan bahwa sebenarnya janji Allah itu telah datang dan menjadi kenyataan.

Ayat ini menunjukkan kebaikan membaca tasbih dalam sujud. ‘Aisyah r.a. berkata, “Adalah Rasul saw banyak membaca dalam sujud dan rukuknya:

سُبْحَانَكَ اللّٰهُمَّ رَبَّنَا نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ اللّٰهُمَّ اغْفِرْلِيْ (رواه مسلم)

Mahasuci Engkau ya Allah Tuhan kami, kami bertasbih dengan memuji-Mu. Ya Allah ampunilah aku. (Riwayat Muslim dalam Sahihnya)
 
Scroll to Top