Tafsir Surat As-Sajdah - Ayat 2

Previous
Ayat: of 30
Next
2
تَنْزِيْلُ الْكِتٰبِ لَا رَيْبَ فِيْهِ مِنْ رَّبِّ الْعٰلَمِيْنَۗ
Tanzīlul-kitābi lā raiba fīhi mir rabbil-‘ālamīn(a).
Turunnya Al-Qur’an yang tidak ada keraguan di dalamnya berasal dari Tuhan semesta alam.

Tafsir Kemenag Ringkas
Allah-lah yang menurunkan Al-Qur’an, suatu mukjizat yang tidak dapat ditandingi. Turunnya Al-Qur’an itu tidak ada keraguan padanya, yaitu dari Tuhan yang menguasai, mengatur, dan merawat seluruh alam. Al-Qur’an bukan ciptaan manusia, tidak terkecuali Nabi Muhammad. Al-Qur’an juga bukan syair, apalagi sihir.
Tafsir Jalalayn
(Turunnya Alkitab) yakni Alquran; Alkitab sebagai mubtada (yang tidak ada keraguan) tidak ada hal yang diragukan (padanya) fiihi sebagai khabar pertama (adalah dari Rabb semesta alam) rabbil'aalamiin sebagai khabar kedua.
Tafsir Kemenag Versi Lengkap
Ayat ini menerangkan bahwa Al-Qur’an yang diturunkan kepada Muhammad ini benar-benar wahyu dari Allah, Tuhan semesta alam. Al- Qur’an ini bukanlah buatan tukang sihir, bukan mantra-mantra tukang tenung, dan bukan pula buatan Muhammad, tidak ada keraguan padanya sedikit pun.

Ayat ini merupakan bantahan bagi dakwaan orang-orang kafir yang menyatakan bahwa Al-Qur’an ini adalah syair yang digubah oleh penyair, dan ada yang mengatakan gubahan tukang tenung. Ada juga yang mengata-kan bahwa Al-Qur’an itu hanyalah dongengan-dongengan purbakala saja, serta ada pula yang mengatakan bahwa dia adalah buatan Muhammad.

Allah berfirman:

وَقَالُوْٓا اَسَاطِيْرُ الْاَوَّلِيْنَ اكْتَتَبَهَا فَهِيَ تُمْلٰى عَلَيْهِ بُكْرَةً وَّاَصِيْلًا ٥ (الفرقان)

Dan mereka berkata, “(Itu hanya) dongeng-dongeng orang-orang terdahulu, yang diminta agar dituliskan, lalu dibacakanlah dongeng itu kepadanya setiap pagi dan petang.” (al-Furqān/25: 5)
 
Scroll to Top