Tafsir Surat Fatir - Ayat 20

Previous
Ayat: of 45
Next
20
وَلَا الظُّلُمٰتُ وَلَا النُّوْرُۙ
Wa laẓ-ẓulumātu wa lan-nūr(u).
Tidak (pula) sama gelap gulita dengan cahaya.

Tafsir Kemenag Ringkas
dengan orang yang melihat mata dan hatinya sehingga mau menerima kebenaran, dan tidak pula sama antara gelap gulita, yakni kesesatan atau kekafiran, dengan cahaya, yakni petunjuk atau iman,
Tafsir Jalalayn
(Dan tidak pula sama gelap gulita) yaitu kekafiran (dengan cahaya) yakni keimanan.
Tafsir Kemenag Versi Lengkap
Pada ayat ini, Allah menerangkan bahwa kekafiran tidak sama dengan iman, karena kekafiran adalah kegelapan, tidak mengetahui peraturan Allah. Orang kafir berjalan dalam kegelapan, tidak dapat keluar darinya, bahkan hanyut dalam kesesatan di dunia dan akhirat. Adapun cahaya iman menerangi orang Islam kepada jalan yang benar dan membawa kebahagiaan dunia dan akhirat. Sebagian mufasir mengartikan ‘gelap gulita’ di sini dengan ‘kebatilan’, dan ‘cahaya’ dengan ‘kebenaran’, kebatilan dan kebenaran tidak sama.
 
Scroll to Top