Tafsir Surat Sad - Ayat 62

Previous
Ayat: of 88
Next
62
وَقَالُوْا مَا لَنَا لَا نَرٰى رِجَالًا كُنَّا نَعُدُّهُمْ مِّنَ الْاَشْرَارِ
Wa qālū mā lanā lā narā rijālan kunnā na‘udduhum minal-asyrār(i).
Mereka (penghuni neraka) berkata, “Mengapa kami tidak melihat orang-orang yang (di dunia) selalu kami anggap sebagai orang-orang yang jahat (hina)?

Tafsir Kemenag Ringkas
Para pendurhaka itu lalu berbicara dan saling bertanya-tanya seraya berkata, “Mengapa kami tidak melihat orang-orang yang di dunia dahulu kami anggap sebagai orang-orang yang jahat, hina, buruk, dan bodoh, seperti Bilal, Suhaib, dan Ammar?”
Tafsir Jalalayn
(Dan mereka berkata,) yakni orang-orang kafir Mekah, sedang mereka berada dalam neraka, ("Mengapa kami tidak melihat orang-orang yang dahulu kami anggap) sewaktu di dunia (sebagai orang-orang yang hina.")
Tafsir Kemenag Versi Lengkap
Orang-orang kafir itu saling bertanya sesamanya, setelah mereka tidak melihat seorang pun orang-orang yang beriman yang mereka anggap hina sewaktu di dunia, “Mengapa kita tidak melihat seorang pun dari orang-orang yang sewaktu di dunia kita pandang sebagai orang bodoh, orang jahat, dan orang hina yang tidak ada kebaikan pada dirinya.”

Ibnu ‘Abbās berkata, “Yang mereka maksud dengan orang bodoh dan jahat adalah sahabat Rasul. Abū Jahal berkata, ‘Di mana Bilal, di mana Ṣuhaib, di mana Ammar, mereka semuanya di dalam surga.’ Kasihan Abū Jahal, anaknya ‘Ikrimah dan Juwairiyah masuk Islam, demikian pula ibunya, saudaranya, sedang ia sendiri kafir.”
 
Scroll to Top