81
اِلٰى يَوْمِ الْوَقْتِ الْمَعْلُوْمِ
Ilā yaumil-waqtil-ma‘lūm(i).
sampai hari yang telah ditentukan waktunya (kiamat).”
Tafsir Kemenag Ringkas
Aku akan memanjangkan umurmu dan menunda kematianmu sampai pada hari yang telah ditentukan waktunya, yaitu hari Kiamat.” Dengan penundaan ini Allah bermaksud memberi cobaan kepada hamba-Nya untuk menguji siapa yang menaati perintah Allah dan siapa yang mengikuti langkah Iblis.
Tafsir Jalalayn
(Sampai kepada hari yang telah ditentukan waktunya") yakni waktu tiupan sangkakala yang pertama atau hari kiamat.
Tafsir Kemenag Versi Lengkap
Allah mengabulkan permohonan Iblis itu dengan membiarkannya hidup sampai waktu yang ditentukan, sebagaimana firman Allah:
قَالَ اَنْظِرْنِيْٓ اِلٰى يَوْمِ يُبْعَثُوْنَ ١٤ قَالَ اِنَّكَ مِنَ الْمُنْظَرِيْنَ ١٥
(Iblis) menjawab, “Berilah aku penangguhan waktu, sampai hari mereka dibangkitkan.”(Allah) berfirman, “Benar, kamu termasuk yang diberi penangguhan waktu.” ( al-A‘rāf/7: 14-15)
قَالَ اَنْظِرْنِيْٓ اِلٰى يَوْمِ يُبْعَثُوْنَ ١٤ قَالَ اِنَّكَ مِنَ الْمُنْظَرِيْنَ ١٥
(Iblis) menjawab, “Berilah aku penangguhan waktu, sampai hari mereka dibangkitkan.”(Allah) berfirman, “Benar, kamu termasuk yang diberi penangguhan waktu.” ( al-A‘rāf/7: 14-15)

