Tafsir Surat An-Najm - Ayat 55

Previous
Ayat: of 62
Next
55
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكَ تَتَمَارٰى
Fa bi'ayyi ālā'i rabbika tatamārā.
Maka, nikmat Tuhanmu yang manakah yang masih kamu ragukan?

Tafsir Kemenag Ringkas
Kehancuran umat-umat pengingkar pada masa lalu merupakan peringatan dari Allah untuk generasi sekarang dan mendatang. Merupakan salah satu bentuk nikmat-Nya bagaimana umat pada masa kini dapat mengambil pelajaran dan lebih berhati-hati dalam kehidupannya. Wahai manusia, jika umat-umat itu mendapat hukuman karena keingkaran mereka, maka terhadap nikmat Tuhanmu yang manakah yang masih kamu ragukan sehingga kamu mengingkarinya?
Tafsir Jalalayn
(Maka terhadap nikmat Rabbmu yang manakah) yakni nikmat-nikmat-Nya yang menunjukkan kepada keesaan dan kekuasaan-Nya (kamu ragu-ragu) kamu meragukannya, hai manusia. Atau, kamu mendustakannya hai manusia?
Tafsir Kemenag Versi Lengkap
Allah menyatakan dalam bentuk pertanyaan kepada manusia tentang nikmat-Nya yang manakah, yang masih diragukan, dalam ayat-ayat berikut ini yang sama maksudnya.

يٰٓاَيُّهَا الْاِنْسَانُ مَا غَرَّكَ بِرَبِّكَ الْكَرِيْمِۙ ٦

Wahai manusia! Apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Mahamulia. (al-Infiṭār/82: 6)

وَكَانَ الْاِنْسَانُ اَكْثَرَ شَيْءٍ جَدَلًا

Tetapi manusia adalah memang yang paling banyak membantah. (al-Kahf/18: 54)

فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ ١٦

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan? (ar-Raḥmān/55: 16)

Pada hakikatnya musibah yang menimpa itu dapat membawa manusia kepada kesadaran bagi mereka yang memperhatikannya. Semua nikmat itu adalah bukti yang nyata atas ke-Esaan Allah.
 
Scroll to Top