6
فَكَانَتْ هَبَاۤءً مُّنْۢبَثًّاۙ
Fa kānat habā'am mumbaṡṡā(n).
jadilah ia debu yang beterbangan.
Tafsir Kemenag Ringkas
maka jadilah ia debu yang beterbangan bagai bulu tertiup angin ke segala arah (lihat pula: Su-rah al-Qriah/101: 5).
Tafsir Jalalayn
(Maka jadilah dua debu) yaitu berupa debu (yang beterbangan) yang menyebar ke mana-mana. Lafal Idzaa kedua menjadi Badal dari lafal Idza pertama.
Tafsir Kemenag Versi Lengkap
Ayat ini mengungkapkan bahwa pada hari Kiamat gunung-gunung dihancur-luluhkan sehancur-hancurnya menjadi tumpukan tanah yang bercerai-berai, menjadi debu yang beterbangan seperti daun kering yang diterbangkan angin. Ringkasnya, gunung-gunung akan hilang dari tempatnya sesuai pula dengan ayat 9 al-Ma‘ārij/70.
وَتَكُوْنُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِۙ ٩
Dan gunung-gunung bagaikan bulu (yang beterbangan). (al-Ma‘ārij/70: 9)
وَّبُسَّتِ الْجِبَالُ بَسًّاۙ ٥
Dan gunung-gunung dihancurluluhkan sehancur-hancurnya. (al-Wāqi‘ah/56: 5)
وَتَكُوْنُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِۙ ٩
Dan gunung-gunung bagaikan bulu (yang beterbangan). (al-Ma‘ārij/70: 9)
وَّبُسَّتِ الْجِبَالُ بَسًّاۙ ٥
Dan gunung-gunung dihancurluluhkan sehancur-hancurnya. (al-Wāqi‘ah/56: 5)

