Bobon Santoso Resmi Mualaf: Perjalanan Baru Seorang YouTuber Kuliner

Bobon Santoso Resmi Mualaf- Perjalanan Baru Seorang YouTuber Kuliner

Siapa tak kenal Bobon Santoso? YouTuber terkenal dengan konten memasak porsi besar inibaru-baru ini membuat kejutan dengan keputusannya menjadi mualaf. Video syahadatnya yang diunggah di media sosial pada 11 Maret 2025 (hari ini) menunjukkan Bobon mengucapkan dua kalimat syahadat di bawah bimbingan Ustaz Derry Sulaiman di Masjid An-Ni’mah, Jakarta Timur.

Momen Sakral

Dalam video, Bobon terlihat duduk bersila, mengikuti arahan Ustaz Derry. Beberapa saksi juga hadir menyaksikan momen penting ini. Setelah mengucapkan syahadat, Bobon dan Ustaz Derry saling berpelukan, menandai awal perjalanan Bobon dalam agama Islam. “Masya Allah! Dengan izin Allah, saya telah menjadi seorang Muslim,” ungkap Bobon dengan penuh harapan.

Profil Bobon Santoso

Lahir di Singkawang, Kalimantan Barat, pada 1988, Bobon dikenal dengan konten memasaknya yang unik dan penuh kepedulian. Ia sering mengadakan demo masak di berbagai daerah, termasuk Papua, dan membagikan hasil masakannya kepada warga. Selain YouTuber, Bobon juga pernah merintis usaha kuliner, seperti Sego Akherad, di beberapa kota besar.

Perjalanan Spiritual

Sebelumnya, Bobon lahir dalam keluarga Tionghoa dan beragama Kristen. Namun, ketertarikannya pada Islam mulai terlihat ketika ia sering berbagi makanan dalam Program Masak Besar, terutama saat bulan Ramadhan dan Idul Adha. Pada 2024, ia sempat menjadi perbincangan karena dugaan menjadi mualaf, yang kemudian diklarifikasi sebagai kesalahpahaman. Namun, kali ini, Bobon benar-benar mengumumkan keputusannya menjadi Muslim.

Sambutan Publik

Keputusan Bobon disambut dengan penuh harapan oleh warganet. Banyak yang mengucapkan selamat dan mendoakan perjalanan barunya dalam agama Islam. “Selamat, Bobon! Semoga Allah memberikan kekuatan dan pencerahan dalam perjalananmu,” tulis salah seorang penggemar.

Source: https://www.antaranews.com/berita/4703025/mengenal-bobon-santoso-youtuber-masak-besar-yang-resmi-jadi-mualaf

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *