Memang benar kata orang, hidayah Allah itu bisa datang kapan saja dan dari mana saja. Gak ada yang tahu kapan pintu tobat itu terbuka lebar buat kita. Kali ini, aku mau berbagi kisah yang bikin hati bergetar, tentang perjalanan seorang wanita yang dulunya pekerja seks komersial (PSK), yang sekarang udah mantap hijrah dan jadi muslimah bercadar. Masya Allah…
Cerita ini dimulai dari seorang wanita asal Jawa yang hidupnya penuh dengan cobaan. Bayangkan aja, dia cuma lulusan SD, ditinggal suami dengan anak yang masih kecil, dan harus berjuang sendirian buat menghidupi keluarganya. Subhanallah, cobaan yang berat banget ya.
“Waktu itu saya bener-bener tertekan ekonomi. Ditinggal suami, anak masih kecil, dan saya merasa gak punya kemampuan apa-apa. Sekolah aja cuma tamatan SD,” ungkapnya dengan suara yang bergetar, mengenang masa lalunya yang kelam.
Awalnya, dia nerima tawaran kerja yang kedengarannya normal – jadi pelayan di rumah makan. Bahkan dia rela merantau jauh ke Bontang, Kalimantan Timur. Semua biaya transport ditanggung sama yang nawarin kerja. Tapi Allah punya rencana lain…
“Pas sampe sana ternyata beda sama yang dijanjiin. Modelnya nawarin minuman gitu… Terus ditawarin buat ngelakuin yang lebih dari itu. Karena kepikiran anak di kampung, ya… dengan berat hati saya lakuin,” ceritanya sambil menahan tangis.
Tapi Allah itu Maha Pengasih, Maha Penyayang. Di tengah kegelapan hidupnya, Allah kirim seseorang yang bakal merubah total kehidupannya. Masya Allah…
“Suatu hari ada pelanggan yang beda banget. Biasanya orang dateng, minum, terus masuk kamar. Tapi dia enggak. Dia cuma ngajak ngobrol, cerita-cerita aja. Bahkan dia bilang ‘Udah mbak, nanti saya balik lagi ya.’ Kami gak ngapa-ngapain, cuma nemenin dia minum sama ngobrol doang,” kenangnya dengan senyum haru.
Lelaki itu – yang sekarang udah jadi suaminya – bener-bener berbeda. Dia gak cuma ngeliat dia sebagai objek, tapi sebagai manusia yang punya cerita dan kesedihan. “Dia tuh beda banget. Dia mau dengerin keluh kesah saya. Dari situ mulai tumbuh rasa…”
Alhamdulillah, lelaki itu akhirnya ngelunasin semua utang-utangnya, termasuk biaya transport yang dia utang waktu pertama kali dateng ke Kalimantan. “Masya Allah, dia bayarin semuanya. Kami keluar dari situ dan mulai hidup baru dengan komitmen untuk saling memperbaiki diri.”
Tapi perjalanan hijrah mereka gak berhenti di situ. Suaminya dengan sabar membimbing dia buat lebih mengenal Islam. “Suami selalu ngajak saya ikut pengajian, taklim. Awalnya saya cuma ikut-ikutan aja, gak ngerti apa-apa. Tapi Alhamdulillah, lama-lama Allah bukakan hati saya. Kami sama-sama belajar dari guru yang bener-bener paham agama.”
Air matanya mengalir deras saat mengingat masa lalunya. “Ya Allah… kenapa dulu saya sampai berbuat seperti itu. Tapi sekarang saya benar-benar bertobat. Saya mohon sama Allah, hapuskan semua masa lalu itu. Saya janji gak akan pernah kembali ke sana lagi. Alhamdulillah, sekarang saya punya suami yang bisa menjaga, melindungi, dan menafkahi saya dengan cara yang halal.”
MasyaAllah… kisah ini mengingatkan kita bahwa Allah itu Maha Pengampun. Gak ada kata terlambat buat tobat. Yang penting kita punya niat tulus buat berubah dan berusaha memperbaiki diri. Semoga kisah ini bisa jadi inspirasi buat kita semua ya. Allahu Akbar!
Sumber: https://www.liputan6.com/islami/read/5251598/hidayah-wanita-psk-dulu-layani-pria-hidung-belang-kini-tobat-dan-hijrah






