Hei, siapa sih yang nggak kenal Dian Sastrowardoyo? Aktris yang bikin kita semua jatuh cinta lewat perannya sebagai Cinta di film Ada Apa Dengan Cinta? ini baru-baru ini akhirnya buka suara soal perjalanan spiritualnya yang jarang banget ia ceritakan ke publik.
Dan ceritanya? Bikin merinding, deh.
Jadi gini, Dian itu lahir dan besar di keluarga yang agamanya beda-beda. Ibunya beragama Katolik, sementara ayahnya beragama Buddha — tapi dulu pernah dibesarkan dalam tradisi Islam Jawa. Wajar kalau sejak kecil Dian sudah familiar banget sama keberagaman.
Ngikutin ibunya, Dian kecil dididik secara Katolik. Ia bahkan sudah menjalani Sakramen Baptis dan Komuni Kudus — dua tahapan penting dalam Gereja Katolik yang nggak bisa dijalani sembarangan. Butuh proses pendalaman iman selama berbulan-bulan.
“Gue digedein Katolik sama nyokap. Gue sudah sampai Sakramen Baptis dan Komuni,” curhatnya polos di podcast YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo, Maret 2024.
Lalu, apa yang bikin dia berubah?
Pas masuk SMA, Dian mulai ngerasa ada kegelisahan di hati. Ia mulai mempertanyakan hal-hal besar: Sebenarnya makna hidup itu apa sih? Kenapa manusia hidup?
Rasa penasarannya makin besar, apalagi setelah ia jatuh cinta sama buku-buku filsafat. Dari situ, Dian mulai berani minta izin ke ibunya untuk mencari dan menentukan keyakinan sendiri.
“Aku pengin pertanyaan-pertanyaan hidup itu terjawab. Kalau ada agama yang bisa menjawabnya, aku mau menjalaninya,” ujarnya.
Nggak main-main, Dian benar-benar mempelajari berbagai ajaran agama dan filosofi kepercayaan satu per satu. Ia membandingkan, merenungkan, dan mencari jawaban yang benar-benar bisa menyentuh hatinya.
Dan proses pencarian itulah yang akhirnya membawa Dian pada satu keputusan besar: memilih Islam sebagai jalan spiritualnya.
Subhanallah, perjalanan panjang dari SMA sampai akhirnya mantap, bukan proses yang instan. Tapi Dian membuktikan bahwa hidayah itu datang bagi mereka yang sungguh-sungguh mencari.
Kisah Dian ini jadi pengingat buat kita semua — nggak ada yang tahu kapan dan dari mana hidayah itu datang. Yang penting, terus buka hati dan jangan berhenti mencari. 🤍
Source: ingatlah.com






